Lompat ke konten
Kembali ke blog

THR dan bonus: uang setahun sekali yang sering habis dalam dua minggu

Tim Kashira

Ada pola yang berulang setiap tahun. THR cair, dalam dua minggu tersisa sedikit, dan tidak ada satu pun pengeluaran yang benar benar disesali karena semuanya masuk akal saat itu.

Penyebabnya bukan boros. Penyebabnya adalah uang yang datang di luar siklus bulanan tidak punya tempat di anggaran mana pun, sehingga tidak ada yang menahan lajunya.

Kenapa uang tak terduga lebih cepat habis

Penghasilan rutin sudah punya tujuan sebelum masuk: sewa, makan, cicilan, tabungan. THR, bonus, komisi, atau rezeki mendadak datang tanpa tujuan, dan uang tanpa tujuan akan menemukan tujuannya sendiri.

Ditambah lagi, uang ini terasa seperti hadiah, bukan penghasilan. Perasaan itu melonggarkan standar belanja yang biasanya Anda pegang.

Bagi sebelum cair, bukan sesudah

Aturan pentingnya: putuskan pembagiannya beberapa hari sebelum uangnya masuk rekening. Setelah masuk, keputusan Anda akan dipengaruhi saldo yang terlihat besar.

Pembagian yang masuk akal untuk kebanyakan orang:

Porsi Ke mana
50% Kewajiban musiman dan utang berbunga tinggi
30% Dana darurat atau target yang sedang dikejar
20% Dinikmati, tanpa perlu dijelaskan

Porsi 20 persen itu bukan kelonggaran, melainkan bagian dari rencana. Pembagian yang tidak menyisakan ruang menikmati hampir selalu dilanggar seluruhnya.

Kewajiban musiman lebih dulu

Untuk THR, potongan pertama biasanya sudah jelas: kebutuhan hari raya, mudik, dan berbagi ke keluarga. Hitung ketiganya lebih dulu dan kunci nominalnya, karena inilah pos yang paling sering membengkak diam diam.

Untuk bonus tahunan, pos setaranya adalah kewajiban yang datang sekali setahun: pajak kendaraan, perpanjangan asuransi, uang sekolah, atau servis besar. Membayarnya dari bonus jauh lebih ringan daripada memaksanya masuk anggaran bulanan.

Kalau punya utang berbunga tinggi

Selama masih ada saldo kartu kredit atau paylater yang berjalan, seluruh porsi kewajiban sebaiknya diarahkan ke sana lebih dulu. Melunasi utang 30 persen setahun adalah penggunaan uang dengan hasil paling pasti yang tersedia bagi Anda.

Ubah uang sekali jadi menjadi manfaat berulang

Cara terbaik memakai uang musiman bukan membeli sesuatu yang besar, melainkan mengurangi pengeluaran bulanan Anda seterusnya. Beberapa contoh yang nyata:

  • Melunasi sisa cicilan pendek, sehingga arus kas bulanan longgar permanen.
  • Membayar tagihan tahunan di muka yang biasanya lebih murah dibanding bulanan.
  • Memperbaiki barang yang rusaknya menimbulkan biaya berulang, misalnya kendaraan yang boros karena lama tidak diservis.

Satu keputusan sekali setahun yang memangkas Rp 500.000 per bulan bernilai Rp 6.000.000 setahun, dan nilainya berlanjut ke tahun berikutnya.

Tunggu tujuh hari sebelum membeli yang besar

Bila ada barang besar yang ingin dibeli dari porsi menikmati, tunggu tujuh hari setelah uangnya masuk. Keinginan yang bertahan setelah tujuh hari biasanya nyata. Yang tidak bertahan biasanya lahir dari saldo yang terlihat besar, bukan dari kebutuhan.

Mencatat penghasilan yang tidak rutin

Kashira memisahkan penghasilan rutin dari yang tidak rutin, sehingga THR dan bonus tidak merusak rata rata bulanan Anda dan proyeksi tetap masuk akal. Nominal yang Anda alokasikan ke target langsung terlihat sebagai lompatan kemajuan di target tersebut, bukan mengendap sebagai saldo tanpa tujuan.